Menggalang Dukungan Dan Mencari Solusi Melalui Rembug Warga

Disamping itu ternyata muncul kebutuhan bagi anak-anak di LKB khususnya untuk mengadakan taman bacaan bagi anak agar mereka secara informal bisa menambah pengetahuan diluar jam sekolah dan membudayakan senang membaca sejak dini, warga LKB meminta DIFAA untuk memfasilitasi pengadaan taman bacaan dengan mengumpulkan buku-buku bagi anak yang bermanfaat. Diharapkan dengan adanya taman bacaan nanti akan membuat anak-anak semakin rajin belajar dan tambah pintar.

Selain membahas tentang dukungan mucikari terhadap PS untuk kegiatan WP dan pengadaan taman bacaan bagi anak di LKB mereka juga berdiskusi untuk bagaimana mengupayakan agar pelayanan kesehatan bagi PS di LKB ditingkatkan kwalitas dan fasilitasnya, karena sampai sekarang masih belum ada tambahan fasilitas tensi darah dan timbangan berat badan, ini penting diadakan tambahan sarana karena setiap minggu PS melakukan suntikan yang difasilitasi oleh Dinkes Ponorogo dengan pelaksananya puskesmas setempat, sebelum suntikan diharapkan semua PS mendapatkan pelayanan tensi darah untuk mengetahui apakah kondisinya dalam keadaan sehat atau drop dengan begitu tidak akan terjadi lagi permasalahan PS yang pingsan karena disuntik tanpa menggunakan tensi darah terlebih dahulu sehingga tidak terdeteksi sebelumnya apakah dia sehat atau tidak.

Untuk mewujudkan agar pelayanan kesehatan di LKB lebih baik lagi warga masyarakat kedung banteng yang mengikuti rembuk warga tersebut mempunyai inisiatif untuk dengar pendapat dengan instansi pemerintah dalam hal ini adalah dinas kesehatan untuk membicarakan kondisi pelayanan kesehatan yang ada di LKB dan mengajak semua stakeholder yang terlibat antara lain warga LKB, Dinas Kesehatan, Puskesmas, untuk membuat surat kesepakatan bersama akan meningkatkan pelayanan kesehatan di LKB baik itu secara kwalitas maupun sarana dan prasarananya. Pertemuan dengar pendapat ini belum menemukan waktu yang sesuai mungkin nanti akan ditindak lanjuti pada bulan juli depan.

Dari hasil rembug  warga malam itu disimpulkan bahwa :

1.       Adanya dukungan penuh dari mucikari dan pengurus LKB untuk PS mengikuti kegiatan kelompok di WP (wisma perempuan) 2 kali dalam seminggu

2.      Merencanakan pengadaan taman bacaan bagi anak-anak LKB.

3.      Warga LKB mengagendakan waktu untuk dengar pendapat  dengan Dinas Kesehatan dan stake holder terkait untuk membuat surat kesepakatan bersama meningkatkan pelayanan kesehatan di LKB.

 

Dari hasil rembug warga tersebut diharapkan mampu memberi perubahan pada kondisi Lokalisasi Kedung Banteng Ponorogo kedepannya lebih baik lagi terutama peningkatan kesadaran masyarakat LKB akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. (admin difaa).

 

 
Prev   Next   Pause   Play     Scroll   Fade   ScrollFade

Message for Human Rights